Jurusan Ekonomi Pembangunan FEB Unsil Gelar Seminar Internasional Tentang Ekonomi Hijau

[Tasikmalaya, EP Unsil] – Memahami pentingnya ekonomi hijau dalam konteks pembangunan berkelanjutan, Jurusan Ekonomi Pembangunan FEB Universitas Siliwangi sukses mengadakan seminar internasional bertajuk “Accelerating Economic Growth through Green Economy to Achieve Sustainable Development Goals (SDGs)”. Acara berlangsung pada Sabtu, 2 September 2023, di Gedung D Universitas Siliwangi. Acara ini dihadiri oleh sekitar 400 peserta baik yang hadir secara langsung maupun yang berpartisipasi secara daring melalui Zoom.

Untuk memastikan acara berjalan dengan baik, Jurusan Ekonomi Pembangunan Unsil mengundang para pemateri yang kompeten dibidangnya. Dr. Teguh Dartanto dari Universitas Indonesia menggali mengenai bagaimana ekonomi hijau dapat mempercepat pencapaian SDGs di Indonesia. Selanjutnya, Prof. Datin Dr. Rusni Hassan memberikan gambaran tentang kebijakan pembiayaan hijau di Malaysia, memberikan perspektif komparatif bagi peserta. Pembicara ketiga, Dr. Syarah Syahira binti Mohd Yusoff dari Malaysia, memfokuskan diskusi pada pembiayaan hijau, dengan menekankan pentingnya strategi inklusif. Menutup rangkaian presentasi, Dr. William McCrory memperluas wawasan peserta dengan menjelaskan tentang Carbon Trading dan bagaimana Indonesia dapat memanfaatkannya dalam kerangka SDGs.

Tidak hanya mahasiswa, acara ini juga dihadiri oleh tamu undangan dari Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah (Bappelitbangda) Kota Tasikmalaya serta dosen dari berbagai universitas di Tasikmalaya. Hal ini menegaskan bahwa diskusi mengenai ekonomi hijau adalah isu yang relevan dan mendesak bagi banyak pemangku kepentingan di wilayah ini.

Merespons kesuksesan acara, Ibu Dwi Hastuti Lestari Komarlina, S.E., M.Si., selaku Ketua Prodi Ekonomi Pembangunan Unsil, mengungkapkan, “Antusiasme yang ditunjukkan oleh semua pihak memberikan semangat bagi kami untuk terus berinovasi dan menyelenggarakan acara serupa di masa mendatang.”

Dekan FEB, Dr. Ade Komaludin, S.E., M.Sc. menambahkan, “Melalui seminar ini, kita semua diingatkan tentang pentingnya bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang mempertimbangkan aspek lingkungan.”

Sebagai penutup, Jurusan Ekonomi Pembangunan FEB Unsil menekankan harapan agar seminar ini bukan hanya menjadi ajang diskusi tetapi juga pendorong untuk tindakan konkret. Diharapkan semua pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, pemerintah, hingga sektor swasta, dapat berkolaborasi dalam menerapkan konsep ekonomi hijau. Semangat kolaborasi ini diharapkan membawa dampak positif bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.